7 FORMULA BUKA LANGSUNG LARIS



7 FORMULA BUKA LANGSUNG LARIS

kenapa perguruan tinggi manajemen (bisnis) justru tak berhasil mencetak pengusaha dalam persentase yang besar? Pertama, karena mereka ‘menjejalkan’ keilmuan yang tak dibutuhkan pada tahapan memulai(starting), sehingga membuat lulusannya ketakutan saat memulai. Lmu manajemen yang dipelajari di tahapan awal, bahkan sebelum mereka memulai bisnis, akan membuat mereka berhitung lebih dan kehilangan keberanian.

Kedua, karena ilmu yang dipelajari mayoritas adalah ilmu dasar dan ilmu terapan untuk multi national company (MNC). Mereka dipersiapkan untuk menjadi manajer, bukan pengusaha dari nol (modal cekak). Kebanyakan studi kasus yang dibahas pun berasal dari perusahaan MNC yang berduit untuk melakukan pemasaran secara leluasa. Sangat dumping dengan kondisi siswa yang serba pas-pasan.

Buka Langsung Laris adalah FORMULA terapan yang praktis bagi pebisnis pemula, meski dengan modal seadanya. Sangat dianjurkan untuk membaca detail dari buku Buka Langsung Laris sebagai framework wajlb bisnis Anda. Sehingga memudahkan Anda menganalisa kesalahan bisnis Anda secara praktis.

7 Formula tersebut adalah:

  1. Membidik Pasar Potensial

Pembagian pasar berdasar kondisi persaingan dibagi menjadi 3: berdarah, potensial dan tidur. Membidik pasar berdarah pasar beresiko banting-bantingan harga. Membidik pasar yang masih tidur adalah bagus, namun membutuhkan waktu dan amunisi lebih tentunya, untuk mengedukasi pasar. Bagi pemula, sangat disarankan membidik pasar potensial; dimana permintaan sudah jelas ada (bukan tidur’), namun persaingan masih minim (bukan berdarah), atau masih ada celah yang cukup besar untuk menang bersaing.

  1. Produk yang Ngangenin

Setelah mendapatkan ide produk/jasa yang tervalidasi pasarnya adalah potensial, maka langkah selanjutnya adalah Uji Ngangenin. Dibutuhkan kesabaran untuk mendapatkan suatu produk yang diminati oleh pelanggan. Biasanya para pengusaha pemula meremehkan dan melewati tahapan ini. Mereka berfikir bahwa produk mereka yang laris’ sudah berarti ngangenin. Padahal larisnya produk mereka adalah kemahiran mereka mempromosikan atau menjual. Jika produk tak ngangenin, maka angka pembelian ulang (repeat order) akan kecil. Aktivitas penjualan mereka akan menjadi perlombaan tikus yang melelahkan. Hindarilah reseller atau kepanjangan tangan penjualan saat berada di fase uji ngangenin, karena Anda akan mendapatkan data semu atas angka pembelian ulang.

  1. Kemasan Pertama diambil

Produk yang bagus (ngangenin) tak akan dicoba jika tak dibeli. Bagaimana akan dibeli, jika tak menarik untuk diambil atau bahkan dilirik sekalipun. Sebaliknya, kemasan yang menarik akan menghasilkan penjualan, namun tanpa produk yang ngangenin, tak akan terjadi pembelian ulang Formula ini adalah hirarki yang harus dipatuhi.

  1. Merek yang NgeTOP

Merek dan kemasan adalah sepaket dalam pelaksanaannya. Merek dan diferensiasi adalah fondasi dari brand. Merek yang ngetop membuat calon konsumen penasaran mencoba. Tanpa merek yang ngetop, maka hanya akan dikenal setara dengan produk lainnya. Celaka lagi jika konsumenlah yang ‘melabeli produk kita dengan nama seadanya, seperti: Soto Medan Kantor POS (karena posisinya di samping kantor POS). Pecel Bu Sri (sering Tupa antara Bu Sri atau Mbak Sri; dilabeli karena si penjual bernama Sri). Yang jelas kedua merek tersebut tak berhasil didaftarkan merk dagangnya, alias ditolak. Jangan biarkan konsumen melabeli produk Anda yang ngangenin. Sayang sekali

  1. Saluran D P

Ada 9 Saluran Distribusi Dasar, plus saluran kesepuluh, yaitu Jaringan Pergudangan yang lahir akhir ini. Setiap produk berdasar perilaku konsumsinya, menentukan saluran mana yang coc. Saluran distribusi belum tentu permanen, bisa jadi hanya dalam fase tertentu, karena bujet yang ketat dan mengejar efektivitas+ efisiens Saluran D-P bermakna saat mendistribusikan juga sekaligus memasarkan Saluran D-P sangar efektif dan murah untuk skala UKM.

  1. Penyebar Virus

Ada 3 besar penyebar virus: bintang, komunitas, dan media sosial. Bintang adalah seseorang yang memiliki pengikut yang banyak. Komunitas adalah kumpulan orang-orang dengan kesamaan minat. Media sosial alat penyebaran virus yang murah dan efektif, karena faktor share dan viralingnya. Dengan mengombinasikan kretiganya, kita akan mendapatkan akseleras

  1. Lompatan Konversi

Jika sudah teruji dan yakin produk kita akan memuaskan pelanggan, tugas kita adalah membuat mereka mau membeli dan mencoba (konversi). Fktor faktor yang membuat tingginya anka koversi adalah: momentum/keterdesakan, keterbatasan kolam yang benar, produk yang solutif dan segala sesuatu yang membuuat konversi menjadi tinggi.

Zulrahman zulrahman

Akrab di sapa Bang Zhul, adalah Pebisnis Muda yang saat ini sebagai Direktur Utama di PT. Aneka Ilmu Mandiri. Selain itu juga menjalankan beberapa usaha di antaranya anilma.co.id, hajatan.info, jempolpreneur.com dan masih banyak lagi yang lainnya. Beliau lahir pada tanggal 05 Juni 1998 oleh dua sosok malaikat bernama Muh. Tahir dan Sumarni. Saat ini didampingi oleh sosok bidadari bernama Nurbathin.

You also like

Migrasi ke Anilma

Sesuai kesepakatan bersama para Member, KJP akan di masukkan sebagai Prouduk di Anilma.co.id Nah sekarang silahkan anda lakukan…

Peluang Penghasilan Tambahan dari Aplikasi JP PAY

Halo teman-teman🥳Siapa nih yg mau penghasilan tambahan ? Alhamdulillah ada kabar gembira, kami telah melaunching sebuah Aplikasi yang…

Kelas Konter Online

Daftar Isi Hai, Assalamualaikum wr.wb.Selamat datang, terimakasih telah bergabung di Kelas Pembelajaran Bisnis Konter Online bersama saya Zulrahman,…

Aplikasi JP PAY – Jual-Beli Pulsa dan PPOB jadi mudah

Masih ada gk sih yg belum pakai aplikasi *JP PAY* ? 😱 Atau masih ada yg belum tau…

Menuju Milad 3 KJP

Assalamualaikum wr.wb. Salam sejahtera buat kita semua 😊🙏 Kesyukuran yang sangat besar kira panjatkan kepada Sang Pemberi Rezeki…

Leave a Reply