Selamat datang di

Kelas Mentoring Bisnis

Kelanjutan artikel ini hanya bisa dibaca oleh Member, silahkan login disini dulu atau Registrasi di sini

Halo Selamat datang di Kelas Affiliate Marketing, bersama Saya Zulrahman

Di BAB ini khusus kalian yang ingin mengembangkan bakat di dunia Affiliate Marketing. Dalam pembahasan ini saya akan mengajarkan Affiliate Marketing secara umum dan Program Affiliate di Jempol Preneur

Jika kamu serius ingin belajar affiliate markeiting, harap pahami setiap materi yang ada.

Semoga materi yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat. Silahkan lanjut ke materi berikutnya.

Pengertian Affiliate Marketing

Affiliate Marketing merupakan model bisnis dengan sistem pemberian bayaran komisi untuk jasa seseorang, setelah orang tersebut berhasil menjualkan barang atau jasa seseorang Vendor (pemilik produk/jasa) melalui internet dengan menggunakan Link Affiliate

Seseorang yang menjalankan profesi Affiliate Marketing di sebut sebagai Affiliate Marketer. Tugas utamanya adalah membantu pemilik produk menjual produknya dengan sistem bagi komisi. Setelah produk/jasa tersebut terjual maka Affiliate Marketer akan mendapatkan komisi sesuai yang telah di tentukan.

Contohnya, Ada seseorang kawan yang datang pada Anda, anggap saja nama nya Dedi.

Si Dedi meminta tolong kepada Anda untuk menjual produknya. sebagai imbalan, Anda akan dibayar oleh budi ketika berhasil menjual produknya.

Dengan sistem affiliate marketing, kamu tidak perlu repot repot mengurus produk, packing produk, dan mengirim produk.. tugas kamu cuman promosikan produknya Dedi di internet menggunakan link affiliate, selebihnya tugas Dedi

Cara kerja Affiliate Marketing

Perlu di pahami terlebih dahulu bahwa dalam dunia affiliate marketing ada 3 jenis orang yang berperan

1. Pemilik Produk (Vendor)

Penjual merupakan vendor, merchant, creator produk, atau retailer yang memiliki produk untuk dijual. Produk tersebut bisa berupa barang digital seperti elektronik book, e course, tools app, dan database. Dan produk fisik seperti fashion, alat-alat perlengkapan rumah tangga, dan lain lain.

2. Affiliate Marketer (Anda)

affiliate ini bisa merupakan individu atau perusahaan yang memasarkan produk penjual, dengan cara yang mencari konsumen. Dengan kata lain, secara sederhana, affiliater berperan dalam memasarkan produk barang atau jasa kepada konsumen. Affiliater juga bertindak dengan cara meyakinkan konsumen bahwa produk tersebut bermanfaat untuk mereka, sehingga mereka membelinya. Jika konsumen membeli produknya, maka affiliate mendapatkan komisi dari hasil penjualan tersebut.

3. Pembeli / Klien /Konsumen

Orang yang mengunakan dan membeli produk

Nah alurnya adalah,

  1. Pemilik produk mengajak Anda bekerja sama, atau sebaliknya anda yang mengajak vendor bekerja sama untuk mempromosikan produknya.
  2. Anda akan di bekali alat-alat promosi berupa :
    • Link Affiliate = Adalah link pribadi khusus setiap affiliate, di link itulah custumer masuk dan melihat dan membeli produk yang anda promosikan.
    • Marketing kit = alat yang anda gunakan untuk promosi bisa berupa Copywriting, Gambar, Video, atau pun Testimoni
    • Dashboard / Memberarea = Tempat di mana anda dapat melihat perkembangan penjualan anda
  3. Anda melakukan promosi
  4. Calon pembeli mengklik link affiliate anda dan melakukan pembayaran langsung ke pemilik produk
  5. Transaksi selesai, komisi anda akan masuk ke Dashboard

Kurang lebih seperti itulah cara kerja affiliate marketing. Materi berikutnya anda akan mengetahui macam-macam sistem affiliate.

Macam-macam sistem pembagian komisi di affiliate marketing

Dalam dunia affiliate marketing secara umum, di kenal berbagai macam cara pembagian

  1. Pay Per Sale (PPS)
    Dalam payment per sale Anda akan mendapatkan komisi jika orang yang membeli produk melalui link affiliate Anda.

    Jempolpreneur adalah salah satu website yang menggunakan sitem PPS, anda di bayar setiap kali ada penjualan di link affiliate anda.

  2. Pay Per Lead (PPL)
    Pay per lead berarti Anda akan mendapatkan komisi jika Anda berhasil mendapatkan “leads” atau prospek. Pay per lead biasanya digunakan untuk mencari klien untuk registrasi.

    contohnya Buzzbreak, Pulsagram, Shopee, dll anda cukup mendaftar di aplikasi tersebut dan rekomendasikan orang lain untuk mendaftar.

  3. Pay Per Install (PPI)
    Pay per install merupakan komisi yang akan Anda dapatkan jika software atau aplikasi yang Anda pasarkan atau rekomendasikan diinstall oleh orang. Ini berlaku untuk aplikasi di komputer ataupun di smartphone meski belakangan PPI lebih dominan ditemukan pada perangkat mobile.

    Contoh paling mudah adalah ketika Anda dapat membuka aplikasi Facebook di iOS atau di android dan menemukan iklan untuk install aplikasi ataupun install game, ini merupakan salah satu contoh pay per install.

  4. Pay Per Call (PPC)
    Pay per call cukup populer di luar negri tetapi masih jarang bahkan belum ada di Indonesia.

Sudah paham ya macam-macam affiliate. ayo lanjut ke materi berikutnya untuk belajar lebih jauh tentang affiliate yang ada di jempol preneur

Affiliate Marketing di Jempol Preneur

Sampai disini saya anggap anda sudah paham tentang affiliate marketing secara umum, berikutnya saya akan fokus menjelaskan sistem affiliate marketing yang ada di jempol preneur. Tujuan anda mempelajari materi ini adalah untuk menjadi Affiliate Marketer di JempolPreneur.com. Siap ?

Yess, lanjut....

Yang pertama yang harus anda lakukan adalah memahami Akad atau perjanjian kerjasama sebagai affiliate marketer. Berikut kesepakatan yang ada antara Admin (Pemilik Produk) dan Anda (Affiliate Marketer):


SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

Kami yang membuat kesepakatan di bawah ini :

Nama     :
TTL        : ,
Alamat   : ,

Sebagai affiliate marketer selanjutnya di sebut sebagai pihak pertama.

Nama     : Zulrahman
TTL        : Awo, 05 Juni 1998
Alamat   : Jl. Cendrawasih, Kota Parepare, Sulawesi Selatan

Sebagai pemilik produk selanjutnya di sebut sebagai pihak kedua.

Kedua pihak telah sepakat melakukan kerjasama usaha dengan ketentuan sebagai berikut:

Pasal 1

Pihak pertama akan membantu pihak kedua mempromosikan produknya menggunakan sistem affiliate yang telah di sediakan oleh pihak kedua dengan menaati kode etik yang berlaku.

Pasal 2

Pihak kedua bakal memberikan tingkat keuntungan sebesar 70% per penjualan dari harga produk yang terjual dengan sistema affiliate dan akan memberikan komisi nya setelah memenuhi syarat dan ketentuan pencairan komisi.

Pasal 3

Pihak pertama bersedia melakukan pembimbingan kepada orang yang membeli produk di link affiliatenya selama orang tersebut butuhkan. Jika pihak pertama tidak melakukan pembimbingan, maka pihak kedua berhak memindahkan atau mengambil alih bimbingannya.

Pasal 4

Pihak kedua bakal memberikan honor sebesar 15% per penjualan orang yang berada di bawah bimbingannya selama pihak pertama aktif melakukan pembimbingan.

Pasal 5

Kalau terjadi perselisihan, penyelesaiannya dilaksanakan secara kekeluargaan. Kalau masih belum ditemui jalan keluar, dapat dilanjutkan secara hukum.

Demikian surat perjanjian kerjasama ini disusun secara sadar dan sebenar-benarnya. Dengan ikut serta mempromosikan link affiliate berarti pihak pertama telah menyetujui dan menyepakati surat perjanjian ini.

Ttd.

Kedua belah pihak


Baik. materi berikutnya akan berisi teori maupun praktek,hal-hal apa yang harus anda lakukan agar anda bisa mendapatkan penghasilan sebagai affiliate marketer.

Persiapan yang perlu di lakukan

Pertama kali, yang perlu anda lakukan adalah PERSIAPAN.

Mari mempersiapakan semua hal-hal yang anda butuhkan. berikut ceklisnya

  1. Edit profil
    Lengkapi setiap form di menu edit profil, terutama di bagian data rekening, karena disinilah komisi anda nantinya di transfer. Serta kode affiliate, secara dafaulet kode affiliate anda adalah username anda, tapi anda bisa merubahnya sesuai yang anda inginkan. Kode affiliate anda saat ini adalah ?reg=
  2. Link Affiliate
    Cara mendapatkan link affiliate di jempol preneur sangatlah mudah, anda hanya perlu mengingat kode affiliate anda. Nah rumusnya adalah Link halaman yang ingin di promosikan + kode affiliate.
    Contoh 1 :
    Link halaman depan : https://jempolpreneur.com/
    Jadi = https://jempolpreneur.com/?reg=
    Contoh 2 :
    Link Produk Power Pic : https://jempolpreneur.com/produk/power-pic/
    Jadi = https://jempolpreneur.com/produk/power-pic/?reg=
  3. Copywriting, Alat promosi dan Testimoni
    Ini juga sangat anda perlukan. Kami telah menyediakannya di channel telegram. Jika anda belum memiliki aplikasi telegram, silahkan di install terlebih dahulu

  4. Download dan Instal WA Sender di laptop
    Ini tidak wajib. Jika anda memiliki laptop silahkan install WA Sender, jika tidak punya tidak masalah.

Oke, itulah persiapan untuk hari pertama ini, pastikan anda telah mengerjakan semua poin di atas kemudian lanjut ke materi berikutnya.

 

 

 

 

Product Knowledge dan Target Market

Sebagai penjual harus anda pahami apa sih yang anda jual dan siapa yang cocok dan bisa membeli produk ini. Secara umum jempolpreneur.com memiliki berbagai macam produk. Setiap produk memiliki manfaat yang berbeda serta target market yang berbeda pula.

Untuk melihat daftar produk yang di lihat pilih menu produk, atau klik disini.

Kemudian untuk melihat fungsi dan manfaat produk tersebut baca salespage nya dengan cara klik info pada produk yang ingin anda promosikan. Dari sales page itu anda tentu bisa memahami siapa saja yang cocok membeli produk ini.

Produk Unggulan

Setiap perusahaan pasti memiliki produk unggulannya, termasuk juga di jempol preneur. Kita memiliki produk unggulan (utama) bernama Kelas Mentoring Bisnis (KMB). Pada pembahasan berikutnya saya akan menggunakan produk ini sebagai bahan praktek untuk jualan. Kalau anda sudah bisa menjual produk KMB ini maka anda juga akan bisa  menjual produk yang lain.

 

Membuat Kolam Ikan

hah kok buat kolam ?Mau jadi peternak ikan atau pebisnis nih ?  ... hehe tentu jadi pebisnis dong, gi ya saya akan jelaskan maksud judul di atas secara perlahan.

Saya tanya dulu, kira-kira mana yang lebih mudah ? memancing ikan di laut atau di kolam yang sudah berisi ikan ?

Tentunya memancing di kolam ikan lebih mudah ya, karena targetnya sudah jelas. apa lagi kalau ikan-ikan di kolam itu udah pada lapar dan umpan yang kita berikan adalah makanan kesukaannya. sett langsung di sikat aja tuh :D

Nah seperti itulah perumpamaan materi yang akan saya berikan disini. Kesalahan banyak penjual adalah asal pancing sana pancing sini. Tidak memiliki strategi yang tepat.

Di sini saya akan mengajarkan anda strategi yang kita gunakan. Tujuan utama anda promosi, tentunya ingin mendapatkan penjualan, iya kan ? tanpa penjualan anda tidak akan dapat hasil.

Cara yang pertama kita lakukan adalah Membuat Kolam Ikan. Maksudnya adalah kita membuat sebuah wadah terlebih dahulu di mana di situ kita kumpulkan ikan (orang yang merupakan target market). Setelah terkumpul kita rawat ikan tersebut. Kemudian suatu saat kita bisa memancing dengan mudahnya.

Pada prakteknya, wadah utama kita adalah Story Whatsapp. Sebenarnya banyak wadah lain yang bisa di jadi kan kolam. Tapi untuk anda yang pemula saya sangat menyarankan di awal ini gunakan story Whatsapp. Berikut beberapa alasannya :

  1. Whatsapp adalah aplikasi chatting yang memiliki pengguna terbanyak saat ini
    hampir semua yang memiliki HP, juga memiliki whatsapp. Artinya, semakin banyak penggunakanya semakin besar peluang kita mendapatkan penjualan.
  2. Wajib saling save agar bisa saling melihat story
    Sebelum saling save tentunya harus kenalan dulu dong. Nah jika sudah kenalan maka sudah akan terjalin sebuah hubungan atau kedekatan. Salah satunya alasan sesorang membeli adalah adanya hubungan dia dengan penjual tersebut. Jika di suruh memilih antara membeli produk yang sama ke orang yang tidak di kenal dengan orang yang di kenal. pasti akan lebih memilih membeli ke orang yang di kenal.
  3. Opan rate nya tinggi
    Open rate adalah tingkat di buka nya sebuah pesan. Pesan yang di kirim melalui WA lebih besa kemungkinan di buka di bandingkan sosial media lain seperti IG, FB, dan lainnya.
  4. Sudah saya praktekkan dan uji coba.
    Alasan terkuat saya merekomendasikan cara ini karena saya sudah membuktikannya, serta saya uji coba ke oran lain dan juga terbukti menghasilkan. Jadi tugas kamu adalah tinggal menirunya saja.

Sampai disini sudah paham ya pentingnya membuat kolam terlebih dahulu, dan kolam yang kita gunakan adalah Story WA. Materi berikutnya akan membahas tentang step by step memasukkan ikan ke dalam kolam.

 

 

 

 

Memasukkan Ikan ke dalam Kolam

Kolamnya sudah ada nih, lalu apa lagi ? yap, selanjutnya adalah memasukkan ikan ke dalam kolam tersebut. Karena kalau tidak ada ikannya lalu apa dong yang akan kita pancing ? :D

Tujuan kita disini adalah membuat sebanyak mungkin orang bisa melihat story whatsapp (SW) anda. Syaratnya adalah anda harus saling save kontak dengan orang lain. Mereka harus save kontak anda, anda harus kontak mereka. paham ya ?

Oke lanjut, Bagaimana mencari teman WA ?

  1. Cari tempat orang berkumpul
    Tempat disini adalah di mana target market anda berada.
    Contoh : Group WA, Facebook, Instagram, Youtube, Tiktok, dll
  2. Ajak mereka saling save
    Setiap tempat biasanya berbeda-beda caranya. Untuk di Group WA anda bisa chat pribadi ke setiap anggota group. contohnya bisa tonton video di bawah

    Sedangkan di sosial media seperti di Facebook, Instagram, Youtube, ataupun Tiktok anda bisa melakukannya dengan menawarkan sesuatu yang unik, dan cara mendapatkannya harus chat anda di WA. Sebelum chat pasti dia save, dan barulah anda save kontaknya.
  3. Rawat dan beri makan
    Poin ini juga sangat penting, jangan sampai ikan anda mati sebelum waktunya di panen. Maka dari itu perlu juga di rawat dan sesekali di beri makan. Caranya yaitu dengan sering-sering memposting konten positif di story WA anda.

Jadi seperti itulah cara memasukkan ikan ke dalam kolam. Pembahasan berikutnya sangat yaitu mengenai konsep dalam jualan.

3 Temperatur (Tingaktan Suhu) Market

Sudah dulu ya bahas tentang ikannya, nanti malah pengen makan. hmm btw ikan bakar enak nih :D

Udah...udah,,, untuk pembahasan berikutnya istilah ikan akan saya ganti dengan Target Market, ini lebih sesuai. Ok !

Pembahasan kali ini mengenai "3 Temperatur Market", hmm. emang market itu ada tingkatan suhunya ya ?

Yess benar sekali, market itu ada tingkatan suhunya loh. Maksudnya adalah seseorang hanya akan membeli produk anda ketika berada pada kondisi suhu yang tepat. yaitu pada kondisi hot (panas). emangnya ada berapa tingkatan ?

Jadi di sini kita bagi menjadi 3 tingaktan ya. yaitu Hot (panas), Warm (hangat), Cold (dingin). Berikut penjelasannya

  1. Cold (dingin)
    Ini adalah kondisi di mana market anda belum kenal anda dan juga produk yang anda jual. Pada kondisi ini jangan berharap bisa terjadi penjualan, karena kemungkinannya sangat kecil bahkan tidak ada. Yang perlu anda lakukan kepada target market yang berada di kondisi ini adalah Mengedukasi, dan memperkenalkan tentang diri anda dan juga produk yang anda jual.
  2. Warm (hangat)
    Pada kondisi ini target market anda sudah mulai kenal dengan anda dan juga produk anda. Biasanya orang-orang yang ada disini masih ragu-ragu atau memiliki kendala lain yang membuat dia belum memutuskan membeli. Jadi tugas anda di sini adalah menyelesaikan masalahnya. Cari penyebab dia belum ingin membeli kemudian berikan solusi.
  3. Hot (panas)
    Nah, disini lah anda bisa berjuang mendapatkan penjualan. Karena pada kondisi ini mereka sudah siap membeli produk anda. Yang perlu anda lakukan tinggal melakukan closing penjualan agar bisa terjadi penjualan dengan cepat. Saya sangat merekomendasikan anda belajar tentang teknik-teknik closing. download ebooknya disini.

note : Closing adalah sebuah kondisi dalam dunia penjualan, ketika berakhirnya sebuah penjualan dengan pembayaran. Selama belum terjadi penjualan berarti belum closing.

 

 

 

 

Membangun Personal Brand

Sudah pernah dengan istilan personal brand ? Penting banget nih untuk anda, ini adalah salah satu yang akan menentukan hasil penjualan anda nantinya. Tanpa adanya personal brand, calon customer tidak akan percaya pada ada. Jika tidak ada kepercayaan, maka tidak akan terjadi penjualan.

Simpelnya, Personal Brand adalah bagaimana anda di kenal oleh calon customer. Apa yang ada di pikiran mereka tentang anda. Personal brand yang baik adalah yang sesuai dengan produk yang akan anda tawarkan. Dalam kasus ini, kita akan menjual Produk Digital bernama Kelas Mentoring Bisnis (KMB). Tujuan produk ini adalah untuk mengedukasi orang menjadi pebisnis online.

Nah dari gambaran produk tersebut, maka minimal anda harus membangun personal brand berikut :

  1. Pebisnis Online
    Walaupun anda baru di dunia bisnis, tapi mulai dari sekaran anda harus memperkenalkan diri anda ke calon customer sebagai seorang pebisnis. Agar ketika anda mengajak dia untuk belajar berbisnis maka dia akan mudah percaya. Jika dia tidak yakin bahwa anda adalah pebisnis, maka anda mengajak dia berbisnis tentuk dia tidak akan mau.
  2. Motivator
    Semua orang harus bisa menjadi motivator. Minimal untuk dirinya sendiri. Dalam hal ini perlu juga kita di anggap motivator oleh calon customer anda. Karena berbisnis membutuhkan motivasi. Seseorang akan lebih nyaman belajar di anda jika dia mempercayai anda sebagai orang yang dapat memberikannya motivasi.
  3. Sosialita
    Maksud sosialita disini adalah anda orangnya terbuka, gemar bersosial, di kenal banyak orang. Jangan menjadi orang yang tertutup, menyimpan banyak misteri. Di era digital ini, mayoritas orang terutama generasi Y dan Z. Ketika ingin mengetahui sesuatu termasuk ingin mengenal seseorang, mereka akan mencarinya di internet dan sosial media. Maka penting untuk anda ada di semua sosial media yang sedang tren saat ini. minimal anda memiliki akun dan profil di sana. Agar ketika mereka mencari anda, mudah untuk di temukan. Jika mereka mencari anda lalu tidak mereka temukan, maka kepercayaan mereka akan menurun terhadap anda.

Minimal 3 hal itu perlu anda perkenalkan ke calon customer anda, jika ada yang lain lebih bagus lagi. Misal anda memiliki bakat atau prestasi di bidang tertentu maka bisa anda tonjolkan. Tujuan penting dalam membangun personal brand ini adalah membuat orang atau calon customer anda percaya pada anda. paham ya ?

Oke jika sudah paham, mari lanjut ke materi berikutnya.

 

 

 

 

 

Soft Selling dan Hard Selling

Soft artinya lembut. Hard artinya keras, dan Selling artinya menjual. Jadi apakah soft selling adalah menjual dengan cara yang lembut dan hard selling adalah menjual dengan cara yang kasar.

Secara bahasa itu benar, tapi maksudnya disini adalah. Soft selling menjual tanpa terlihat menjual dan hard selling adalah anda terlihat jelas bahwa sedang menjual.

Kenapa ini penting, karena ada suatu kondisi di mana orang itu tidak suka jika kita menjual kepadanya. dan ada juga kondisi atau waktu yang tepat kita menjual kepadanya. Harus anda pahami ini.

Cara melakukan soft selling adalah dengan bercerita atau sharing. Anda bisa membuat cerita yang menarik yang kemudian di dalam cerita tersebut mengandung iklan terselubung. Sedangkan cara malukan hard selling adalah dengan langsung, terang-terangan mengajak orang untuk membeli.

Dua cara jualan ini harus bisa anda kondisikan, kapan melakukan soft selling kapan melakukan hard selling. Pembahasan ini masih anda lanjutannya namun lebih dalam lagi. silahkan lanjut ke materi berikutnya.

 

 

 

 

 

Halo Selamat datang di Kelas Bisnis Online Shop, bersama Saya Nurbathin..

Di BAB ini khusus kalian yang ingin mengembangkan bakat di dunia Online Shop melalui Produk digital Database Suplier yang Ada di Komunitas Jempol preneur.

Jika kamu serius ingin belajar olshop, harap pahami setiap materi yang ada, setiap materi yang sudah kamu mengerti bisa kamu tanda sebagai selesai.

Semoga materi yang saya sampaikan ini bisa bermanfaat. Silahkan lanjut ke materi berikutnya.

Tidak bisa kita pungkiri, membuat olshop menjadi ladang uang paling menjanjikan dan punya masa depan yang cerah kedepan. Perkembangan dan kebiasaan orang indonesia yang sekarang BARU MULAI untuk suka beli online ketimbang beli di pasar, menjadikan bisnis OLSHOP kini makin jaya.

Tahun ini puncak terbesar perkembangan e-commerce Indonesia dan semakin berkembang. Di tahun 2020 saja transaksi e-commerce Indonesia sebesar US$130 miliar (Rp 1700 triliun).

Stt,, kakak tau gk? anda sekarang berada di langkah yang paling tepat. yaitu serius ingin bangun sebuah online shopping yang besar dan laris manis. Yuk.. Kita simak apa saja senjata yang diperlukan?

  1. DATA SUPPLIER [ dah ready di website ini]
  2. NIAT YANG KUAT [ pasti dah ready didalam hati]
  3. ILMU ONLINE MARKETING  [dah ready di website ini]
  4. HANDPHONE dan KUOTA [ dah ready juga]
  5. TAKE ACTION dan TELATEN [ ready g nih? hanya kakak yang tau ya]

LANGKAH AWAL BUKA OSLHOP

  1. Pilih-pilih jenis barang dan Supplier di halaman DATA SUPPLIER website ini atau aplikasi android)
  2. Klik salah satu LINK SUPPLIER lalu HUBUNGI SUPPLIER via WA/LINE dan via CHAT(jika supplier di shopee,bukalapak, tokopedia) klik salah satu produknya maka dibagian bawah gambar akan muncul tombol CHAT.
  3. Bilang pada mereka bahwa anda mau DROPSHIP (pengertian dan cara dropship klikdisini) Khusus untuk supplier yang di IG / Akun Shopee/BL/TOPED ada tulisan DROPSHIP WELCOME berarti tidak perlu izin untuk dropship lagi. bisa langsung ikuti tahap no.4 dibawah ini.
  4. Download/ Save gambar2 produk dan deskripsi produk mereka ke HP anda. liat produknya cek disini
    1. untuk simpan gambar di instagram bisa pakai aplikasi instasaver
    2. untuk simpan gambar di shopee >> klik 2x diatas gambar lalu klik 1x lama sampai muncul tulisan simpan gambar.
  5. Tanyakan dan CATAT Lokasi Barang dikirim dari KOTA MANA (untuk menghitung ongkir)
  6. Posting produk2 ke Instagram anda (olshop anda) dg Harga yang sudah disesuaikan dg laba yang kk inginkan. Laba kk tentukan sendiri tidak ada aturan khusus.

Stt.. Mau Mulai Take Action? Nih kak, ILMU2 Marketing yang wajib kakak fahami klo mau fokus buka olshop biar g macet ditengah jalan.

Boleh percaya atau tidak kak, member2 kami ada yang penghasilan hingga 50jt perbulan hanya fokus di OLSHOP. Sooo Keep Spirit dan Take Action ya..

Cara Akses Database Suplier

Apa itu Database Suplier ?

Nah, sebelum kita mulai, baik nya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu Database Suplier

Database supplier ini adalah salah satu dari 4 bonus produk digital yg di berikan KJP khusus untuk kalian yang ingin membuka toko Online Shop

Database suplier Ini nih Rahasia Para Online Shop,
Mereka bisa mendapatkan produk terbaik dengan harga murah karena ini.

Database Suplier adalah Kumpulan kontak Produsen Produk terbaik dan termurah se Indonesia. Sangat cocok untuk kamu :
• Yg mau buka Online Shop.
• Yg mau belanja Murah

Lanjut, Saya bahas bagaimana Cara menggunakan/mengakses Database Suplier yang ada Di KJP :

1). Silahkan Anda akses di Browser anda Klik link
https://jempolpreneur.com/databasesuplier
(disarankan menggunakan Google Chrome)

2). Setelah terbuka Silahkan tentukan Produk Apa yang ingin kamu Jual, lalu Klik Produk nya😊

3). klik produk apa saja yang kamu ingin kamu jual, otomatis langsung akan menuju ke Aplikasi Shopee

NOTE : Sebelum mempraktekan, pastikan Hp mu telah terinstal aplikasi marketplace yaa( disarankan Apk Shopee)

Shopee adalah salah satu situs jual beli yang digandrungi saat ini. Sistem pembelian dan pejualan barang bisa dilakukan melalui website, bahkan bisa lebih mudah lagi melalui smartphone Agan. Kali ini KASKUS akan mengajari cara untuk menginstall, dan mendaftarkan diri di aplikasi Shopee, khusus untuk pengguna smartphone berbasis Android.

Langkah pertama tentu Agan harus menginstall aplikasi Shopee di smartphone Agan. Masuk ke Playstore di smartphone Agan, lalu cari Shoppe, kemudian klik install. Setelah aplikasi terinstall, selanjutnya Agan bisa melakukan pendaftaran di Shopee dengan membuat akun.

Cara Daftar Shopee di Android

Membuat Akun Shopee

  1. Buka Aplikasi Shopee
  2. Masuk Ke Menu Login dengan klik icon ‘keranjang belanja’
  3. Masuk ke menu login, klik ‘ok’
  4. Agan akan diarahkan ke halaman register
  5. Buat akun dengan pilihan menggunakan nomor telepon, email, atau Facebook.

Daftar Akun Shopee menggunakan nomor telepon

  1. Masukkan nomor telepon Agan (nomor telepon adalah nomor yang masih aktif dan Agan gunakan saat ini)
  2. Klik ‘Lanjut’
  3. Masukkan 6 digit kode verifikasi yang dikirim ke nomor Agan
  4. Lengkapi data yang diperlukan, lalu klik ‘register’
  5. Agan sudah terdaftar di Shopee menggunakan nomor telepon

Daftar Akun Shopee menggunakan email

  1. Klik icon email di kiri bawah
  2. Masukkan alamat email dan kode captcha, lalu klik ‘lanjut’
  3. Lengkapi data yang diperlukan, klik ‘register’
  4. Agan sudah terdaftar di Shopee menggunakan email

Daftar Akun Shopee menggunakan Facebook

  1. Klik icon facebook di kanan bawah
  2. Shoope akan meminta izin untuk mengakses akun Facebook Agan, jika Agan sudah login facebook di smartphone maka klik ‘continue’. Jika belum, Agan akan diminta login menggunakan email dan password facebook Agan.
  3. Lengkapi atau edit data jika dibutuhkan, klik ‘register’
  4. Agan sudah terdaftar di Shopee menggunakan akun facebook

Gimana? Mudahkan Gan mendaftar di Shopee? Setelah mendaftar, maka Agan bisa melakukan penjualan maupun pembelian di Shopee dari smartphone Agan. Selamat berjual beli

Tips pasang harga

Jadi untuk menarik pelanggan, kita gk perlu pasang ongkir, disni kita perlu pintar2 mengatur harga, Adapun yg sering sy lakukan adalah, dgn mnggabungkan harga dgn ongkirnya.. cara nya sprti berikut :

  1. Pertama kamu liat harga barang nya dulu berapa, misalkan harganya 40rb yaa
  2. Kamu liat barang dari shopee itu muat berapa pcs ckup 1 kilo.. Misalkan 4pcs muat sekilo
  3. Liat ongkir ke tmpt itu berapa
  4. Bagi harga ongkir sesuai dengan berapa lembar baju itu sehingga muat 1kg
    Misal yahh ongkirnya seharga 52rb.. Terus bajunya muat 4 pcs baru ckup sekiloo.. Kemudian kamu bagi 52 : 4 = 13 ribu...
  5. Hasil pembagian di tambah dengan keuntungan. Misalkan kamu mau untung 20rb/baju, jadi 13rb + 20 = 33rb
  6. Hasil tambahan nomor 5 kemudian di tambah lagi dengan harga baju.. Jadi 40rb + 33rb = 77rb...

Jadi harga yg kamu pasang pada baju itu adalah seharga 77rb

Jadi kalau mau buka Olshop kalian harus pandai2 berdagang, Pandai mengatur ongkir agar tidak rugi, pandai mengatur keuntungan yg didapat..

Caranya cukup mengikuti tips ini, pastikan belanjamu muat 1 kg agar dapat untung lebih banyak😊

Lalu banyak nih yg nanya, gimana klo misalnya pembeli kita sedikit, otomatis kt gk bsa muatin 1 kg???

Solusinya klo kmu jualan di WA, perbanyak kontak mu, klo kmu jualan di ig perbanyak Followersmu dan kalau mau jualan di Fb perbanyak add orang.

Teknik Menjawab Calon Pembeli Olshop Agar Fix ORDER

Seperti yang sudah Anda tahu bahwa dalam jual beli online antara penjual dan pembeli tidak bertatap muka secara langsung.Sebelumnya Anda harus memahami dulu pembagian kelas setiap calon pembeli. Saya membaginya kedalam 3 kategori yaitu prospek, buyer, konsumer.

  1. Prospek adalah seseorang yang sudah atau baru pertama kali menghubungi Anda namun belum membeli produk.
  2. Buyer adalah seseorang yang sudah pernah membeli produk Anda, namun belum melakukan repeat order.
  3. Sedangkan konsumer adalah pelanggan loyal yang sudah membeli produk Anda lebih dari satu kali.

Anda harus melayani ketiga kategori pelanggan tadi dengan cara yang berbeda. Ingat, beda ikan maka berbeda pula kail yang digunakan.Lalu seperti apakah cara yang tepat? Berikut ini saya ulas secara singkat, tetaplah bersama saya dan silahkan lanjutkan untuk membaca.

1. Prospek (Sapa-Tanya-Dengarkan-Tawarkan)

Saat Anda melayani obrolan teks dengan calon pembeli yang termasuk kedalam kategori prospek, maka sangat saya tekankan untuk tidak terburu-buru membahas transaksi. Apalagi jika dia baru pertama kali terhubung dengan Anda. Bangunlah kepercayaan terlebih dahulu, dan buatlah dirinya nyaman.SapaUpayakan untuk terlebih dahulu menyapa calon pembeli, setidaknya bertanya nama atau domisili tempat tinggal.TanyaCoba untuk bertanya mengenai apa yang sedang dia butuhkan. Bangun obrolan sesantai mungkin. Gunakan emoticon yang dapat membantu membuat calon pembeli menikmati suasana obrolan.DengarkanSaat dia mengutarakan kebutuhannya, cobalah untuk menjadi pendengar (pembaca) chat setia. Jangan memotong pembicaraan calon pembeli. Lalu, lakukan konfirmasi atas pertanyaannya dengan cara mengulanginya kembali. Misalnya:Pembeli: “Aku lagi nyari kaos warna hitam polos ada gak?”Penjual: “Oooh yang hitam polos yaa?” <— br=”” konfirmasi=”” pertanyaan=””>Jangan anggap remeh bagian ini, karena dengan melakukan konfirmasi seperti itu, calon pembeli yakin bahwa Anda sudah mengerti dengan apa yang dibutuhkannya. Dan pada fase ini Anda sudah berhasil merebut setengah hatinya.TawarkanPada tahap ini, silahkan mulai berjualan. Tawarkan produk Anda yang sesuai dengan apa yang diinginkan calon pembeli.

2. Buyer (Tanya-Dengarkan-Tawarkan)

Ketika Anda melayani seorang calon pembeli kategori buyer, berbeda dengan point 1 yang tadi kita bahas. Cek terlebih dahulu, mengapa dirinya belum melakukan repeat order.TanyaKetika berhubungan dengan seorang pembeli yang sudah pernah membeli produk Anda. Cobalah untuk terlebih dahulu bertanya. Buka obrolan dengan bertanya kabar atau bertanya mengenai produk pertama yang dibelinya, apakah sesuai dengan pesanan atau tidak.Jika ternyata dia tidak puas dengan pengalaman pembelian pertamanya, cobalah untuk memberi klarifikasi sebaik mungkin.DengarkanCoba untuk berani mendengarkan semua yang diutarakan. Tak peduli mengenai rasa puas atau bahkan rasa kecewa atas pembelian pertama. Selalu berikan tanggapan positif atas apa yang diungkapkan.TawarkanSetelah itu lanjutkan dengan memberikan penawaran atas produk Anda. Bisa dengan menawarkan produk varian baru, atau dengan menawarkan kupon belanja atau event promosi lainnya.

3. Konsumer (Beritahu-Tawarkan-Pertahankan)

Berbeda halnya ketika Anda menghadapi konsumen yang sudah loyal. Anda bisa lebih cepat melakukan obrolan yang langsung mengarah kepada selling.BeritahuBeritahu kepada mereka produk terbaru Anda. Jelaskan secara singkat terutama dalam segi kualitas dan harganya.TawarkanMulailah menawarkan produk tersebut, berikan diskon berbatas waktu yang akan membuatnya bersegera melakukan transaksi.PertahankanSelanjutnya, sampailah pada fase untuk mempertahankan. Apa saja yang harus dipertahankan?

Dari ketiga penjelasan diatas, apakah sudah bisa Anda simak secara utuh pesan yang saya sampaikan dari artikel ini? Jika belum silahkan untuk mengulangi membaca bagian yang belum Anda pahami. Namun apabila semua pemaparan diatas sudah cukup, silahkan untuk segera mempraktekkannya.

Cara order / pesan barang di Shopee

Cara mendapatkan Gratis Ongkos Kirim (ongkir)

note : Vocher gratis ongkir tidak selamanya ada, tergantung toko (pemilik produknya). dan Voucher gratis ongkir hanya berlaku di setiap paket 1 KG.

Trik 1 KG

Shopee Pay dan Voucher

ShopeePay adalah e-Money atau uang elektronik, yang diluncurkan oleh Shopee. ... ShopeePay adalah e-Money atau uang elektronik, yang diluncurkan oleh Shopee. Mengingat, Shopee meruapakan salah salah satu e-commerce atau perdagangan elektronik tersebesar di Indonesia, layaknya Lazada, Tokopedia dan Bukalapak.

Mengapa Shopee pay sangat Penting digunakan??

1. Belanja Online Jauh Lebih Mudah, Jangan lupa, Pastikan saat membayar transaksi Anda saldo dari Shopee Pay mencukupi ya
2. Bisa Gratis Ongkos Kirim, caranya kamu hanya perlu melakukan klaim voucher pada fitur cashback & voucher lalu klaim voucher gratis ongkir Shopee Pay mu. Mudah bukan?
3. Banyak Promo Menarik yang Hanya Bisa Didapatkan Dengan Menggunakan Shopee Pay

Cara mengaktifkan Shopee Pay

Cara aktivasi ShopeePay sangatlah mudah dan bisa dilakukan dengan cepat. Untuk aktivasi ShopeePay, caranya sebagai berikut:

  1. Unduh aplikasi Shopee di Play Store atau App Store.
  2. Buka aplikasi, masuk ke halaman Saya dan pilih ShopeePay
  3. Setujui Syarat dan Ketentuan kemudian klik Atur Shopeepay
  4. Masukkan kode verifikasi yang dikirim ke nomor smartphone Anda, klik lanjut dan atur PIN ShopeePay.

Selain aktivasi, verifikasi akun ShopeePay juga dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi, masuk ke halaman Saya, pilih ShopeePay
  2. Klik verifikasi sekarang
  3. Masukkan info KTP/KITAS (satu KTP/KITAS hanya bisa terdaftar pada satu akun Shopee).
  4. Unggah foto KTP/KITAS. Pastikan pas foto dan data KTP/KITAS terlihat jelas.
  5. Unggah foto diri beserta KTP/KITAS. Pastikan wajah dan kartu identitas jelas dan terlihat secara menyeluruh.

Cara isi saldo shopee pay

1. Log in ke aplikasi Shopee

2. Pastikan kamu sudah mengaktifkan ShopeePay di akunmu.

3. Klik Saya kemudian klik ShopeePay

4. Klik Isi Saldo. Kamu akan langsung diarahkan untuk memilih metode pembayaran.

5. Klik Metore pembayaran yang kamu inginkan

6. Masukkan nominal yang kamu inginkan.

7. Klik Bayar Sekarang

8. Kamu akan dapat kode pembayaran. Selain itu juga dapat petunjuk dari Indomaret yang tertera di aplikasi Shopee.

9. Lakukan pembayaran sesuai dengan metode yang telah mau pilih

Semua pebisnis, termasuk Anda mungkin sangat memahami perlunya memberi pelayanan yang baik terhadap customer.

Dengan memberi pelayanan yang baik, customer berkemungkinan besar untuk melakukan repeat order.

Selain itu, pelayanan juga merupakan salah satu faktor bertumbuhnya bisnis Anda.

Jika pelayanan yang diberikan buruk, customer akan merasa kapok untuk membeli produk atau menggunakan jasa Anda.

Jika Anda memiliki bisnis di dunia digital, Anda juga pasti sering melihat, mengalami, bahkan mungkin menerima komplain dari customer.

Masalahnya adalah, apakah cara Anda mengatasi komplain dari customer sudah benar?

Atau jangan-jangan cara Anda belum sesuai?

Artikel kali ini akan membahas tentang berbagai cara untuk mengatasi komplain dari customer melalui sosial media.

Mari kita mulai.

Mengapa Customer Komplain?

Ada berbagai alasan mengapa orang-orang melakukan komplain.

Mulai dari telatnya penerimaan produk, produk yang cacat, atau ketidaksesuaian tampilan produk yang telah diterima dengan iklan.

Tidak jarang dari mereka melakukan komplain besar.

Tapi selama masih dalam tahap yang wajar, tidak menjadi masalah.

Namun banyak juga customer yang mungkin saking tidak sabaran menunggu pelayananan dari kita, mereka menuliskan komplain negatif.

Celakanya adalah jika mereka menuliskan komplain negatif di sosial media, semua orang dapat melihatnya!

Wah! Gawat!

Tenang, tidak perlu panik! Berikut ini akan pembahasan bagaimana cara untuk menangani komplain negatif.

  1. Menanggapi dengan Cepat

Sangat penting untuk merespon dengan cepat dan efisien untuk keluhan customer di sosial media.

Sebagai awalan, cobalah untuk membalas dalam waktu 1 jam.

Hal ini tidak berarti Anda harus memberikan jawaban dengan segera.

Customer biasanya ingin Anda mengetahui masalah mereka sehingga mereka tahu kalau Anda mencari solusi untuk hal tersebut.

Selanjutnya, biarkan customer tahu kapan mereka dapat mengharapkan tanggapan.

Hal ini membantu Anda mengelola harapan dan mengurangi feedback negatif. Anda telah mengakui masalah ini dan menetapkan waktu yang realistis untuk memberi tanggapan.

Sangat penting untuk secara konsisten memberikan tingkat respon yang sama di media sosial, bahkan pada akhir pekan.

Menurut sebuah studi dari Convince & Convert, 40% orang mengharapkan respon yang cepat untuk ditanggapi dalam waktu 1 jam setelah mereka meninggalkan komplain.

  1. Mengakui Kesalahan

Konsumen tahu bahwa tidak ada bisnis yang sempurna, jadi jalan terbaik untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengakui kesalahan Anda. Bukan malah menyembunyikannya.

Ketika Anda meminta maaf kepada fans di media sosial, Anda mengakui kesalahan dan mengambil keputusan.

Hal ini juga mencegah customer terus menyalahkan perusahaan Anda untuk kesalahan atau masalah yang sudah terjadi.

Kemudian Anda dapat fokus pada hal yang ada di depan mata, yaitu untuk membantu menemukan solusi.

Ketika Anda memposting permintaan maaf di media sosial, pastikan itu asli.

Orang akan cepat untuk menyoroti permintaan maaf yang Anda sampaikan.

Usahakan tidak menggunakan script atau tulisan yang telah Anda salin dari orang lain, karena orang-orang akan meremehkan permintaan maaf Anda.

Bukan tanpa alasan mengapa mereka bersikap demikian. Jika Anda menggunakan script yang sudah ada, permintaan maaf Anda dinilai tidak tulus.

Oleh karena itu, tuliskan permintaan maaf secara langsung pada saat Anda membalas komplain customer. Tunjukkan sisi kemanusiaan dan gunakan suara hati Anda.

Di atas, Anda dapat melihat bagaimana fashion brand Allen Solly menemukan cara kreatif untuk meminta maaf dan menanggapi komentar dari customer.

Bila Anda telah membuat kesalahan, jalan yang terbaik adalah menunjukkan transparansi, bersikap jujur dan melakukan segalanya dalam kekuasaan Anda untuk memperbaiki situasi segera.

Misalnya, Pizza Hut mengambil alih kesalahan pesanan dengan menanggapi segera dan meminta maaf kepada customer.

Ingat, dibutuhkan waktu yang lama untuk membangun kepercayaan dengan customer Anda, tetapi dibutuhkan hanya detik untuk kehilangan mereka.

  1. Percakapan Offline

Semua komunikasi public di sosial media dapat menarik orang lain untuk ikut masuk dalam masalah dengan memberikan komentar negatif.

Tindakan terbaik adalah untuk mengambil percakapan secara offline. Sehingga Anda dapat berbicara dengan orang satu persatu.

Hal ini untuk mencegah situasi yang semakin rumit, dan juga membantu menenangkan customer, karena Anda sedang fokus dengan customer untuk menyelesaikan masalah.

  1. Personalisasi Respon Anda

Ketika customer menghubungi Anda dengan komentar sosial yang negatif, mereka biasanya mencari Anda untuk mengakui dan membantu menyelesaikan masalah mereka.

Jika Anda merespon dengan balasan yang sudah diotomatiskan, berarti Anda mengirimkan pesan bahwa sebenarnya Anda tidak mengambil waktu untuk memahami masalah dan tidak menghargai masukan dari customer.

Berikut ini adalah respon otomatis yang tidak memiliki relevansi dengan komentar negatif customer.

Ketika menanggapi komentar negatif, tips ini akan membantu Anda meyakinkan customer:

Balasan otomatis dapat menghemat waktu saat menjawab pertanyaan yang umum secara online, tetapi hal ini sebenarnya hanya digunakan sebagai template untuk tanggapan Anda.

Kuncinya adalah untuk personalisasi pesan Anda, bukan copy paste pesan yang sama setiap waktu.

  1. Jangan Dianggap sebagai Masalah Pribadi

Ketika berhadapan dengan komentar negatif di media sosial, ingat bahwa customer tidak marah dengan Anda sebagai individu.

Mereka marah dengan situasi mereka. Itu sebabnya Anda tidak harus mengambil tanggapan ini secara pribadi atau menanggapi customer dengan sikap yang negatif.

Pada akhirnya, Anda hanya akan membuat masalah lebih buruk dan menanggapi respon dengan agresif.

  1. Masukkan ke Dalam Rencana Eskalasi

Kebijakan eskalasi adalah dokumen yang akan membantu karyawan Anda untuk mencari tahu siapa yang harus dihubungi pada perusahaan ketika menangani keluhan.

Dokumen harus mencakup daftar lengkap karyawan dan departemen di perusahaan Anda bersama dengan rincian kontak mereka.

Dengan dokumen ini, karyawan yang menangani keluhan dapat (jika diperlukan) dengan cepat meneruskan masalah tersebut ke orang yang tepat.

Karyawan juga harus mendapatkan persetujuan untuk masalah yang lebih serius, dan daftar ini akan memungkinkan mereka untuk menjangkau langsung ke orang yang tepat.

Kebijakan eskalasi tidak hanya mempercepat waktu respon Anda di media sosial, tetapi juga membantu karyawan menemukan solusi.

  1. Melakukan Extra Mile

Salah satu alasan utama customer meninggalkan komentar negatif di media sosial adalah mereka belum bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dari perusahaan.

Kabar baiknya adalah Anda tidak perlu memiliki semua jawaban untuk setiap pertanyaan.

Kalau Anda tidak dapat menjawab, ada cara lain yang dapat Anda lakukan. Seperti menggunakan sumber luar atau bahkan mereferensikan produk atau jasa dari perusahaan lain. Hal ini juga merupakan yang baik.

Daripada mengurangi kepercayaan, hal ini merupakan jalan yang tepat.

Customer Anda akan menghargai karena Anda telah membantu memecahkan masalah mereka.

Misalnya, seorang customer Hotel Gaylord Opryland tweeted tentang minatnya untuk membeli sebuah item dari kamar hotelnya.

Meskipun item tersebut tidak tersedia untuk dijual, hotel menemukan produk serupa yang tersedia di penjual online dan memberikan linknya untuk customer.

  1. Follow Up

Setelah Anda merespon keluhan di media sosial, jangan menganggap bahwa Anda telah menyelesaikan masalah.

Tindaklanjuti untuk memastikan Anda telah sepenuhnya memenuhi kebutuhan customer.

Pendekatan personal memungkinkan customer mengetahui Anda menghargai pendapat mereka dan menempatkan kebutuhan mereka pertama.

Hal ini akan membantu Anda mengidentifikasi masalah awal dan membuat bagian atas interaksi pikiran.

Dan juga merupakan cara yang baik untuk mengumpulkan feedback tentang pengalaman customer dengan perusahaan Anda.

Berikut adalah cara Zappos menindaklanjuti customer tentang missing order.

Daripada masalah itu diselesaikan dengan mengganti sepatu, Zappos terus berkomunikasi dengan customer untuk memastikan masalah yang ditangani telah memuaskan customer.

  1. Jangan Menghapus Komentar Negatif

Menghapus komentar negatif media sosial tidak akan membuat mereka pergi.

Bahkan, jika Anda menghapus dan mengabaikan mereka, customer akan cenderung terus komentar dan melampiaskan rasa frustrasi mereka sampai Anda menanganinya.

Meskipun Anda tidak harus menghapus komentar negatif dari customer, ada hal yang juga tidak diperkenankan bagi customer. Yaitu untuk bersikap kasar dan tidak menghargai perusahaan Anda dengan menyebarkan kesalahan Anda ke customer lainnya.

Jika Anda memiliki kebijakan media sosial, Anda dapat menyambungkannya ke sumber ini atau mengeluarkan peringatan kepada mereka.

Jika customer telah jelas melewati batas dan Anda telah mengeluarkan peringatan, tidak apa-apa jika akhirnya Anda menghapus atau memblokir orang itu.

  1. Memonitor Percakapan Tentang Brand Anda

Untuk mencenggah peningkatan atas komentar negatif dan masalah, penting untuk memantau apa yang orang katakan tentang perusahaan Anda di media sosial.

Sebuah studi 2014 mengungkapkan bahwa 31% dari tweet yang berisi nama perusahaan tidak menyertakan pegangan Twitter mereka.

Demikian pula, customer tidak akan selalu tag nama perusahaan Anda pada updatetan Facebook mereka.

Praktik ini memberikan tantangan untuk bersaing dengan cara melacak percakapan online tentang perusahaan Anda.

Berikut adalah dua alat yang dapat membuat lebih mudah untuk memonitor percakapan ini:

Anda dapat memilih kata kunci untuk melacak dan Anda akan menerima pemberitahuan setiap kali kata kunci tersebut digunakan.

Ketika Anda menerima pemberitahuan tentang komentar, Anda dapat merespon langsung dalam aplikasi dan menandai komentar sebagai tanda complete.

Ini adalah cara mudah untuk memastikan Anda telah menjawab komentar customer.

Menurut sebuah studi NM, 71% konsumen yang mendapatkan customer care positif di media sosial cenderung untuk merekomendasikan brand kepada orang lain, dibandingkan dengan 19% dari customer yang tidak mendapatkan respon.

Anda tidak dapat membuat semua customer Anda bahagia di sosial media Anda, dan tidak apa-apa.

Yang penting adalah untuk jujur dan terbuka ketika berhadapan dengan komentar negatif.

Menggunakan pendekatan pribadi berarti mengambil waktu untuk memahami masalah customer ketika Anda mencoba untuk membantu.

Ini merupakan sinyal pujian mereka bahwa Anda menghargai pendapat mereka.

Jadi, apa yang Anda pikirkan sekarang? Apakah Anda menggunakan cara-cara ini ketika berhadapan dengan komentar negatif di media sosial? Taktik apa yang bekerja dengan sukses untuk bisnis Anda?

Cara Melihat OLSHOP Penipuan atau Bukan

Sebelum memutuskan untuk ORDER ke sebuah Online Shopping 3 Langkah mudah ini akan membuat kita terhindar dari SIAL kena tipu.

  1. Cek Data Diri mereka di Google dg embel2 Penipuan. Data Tersebut Meliputi

Tiga informasi dari penjual diatas harus anda cari di Google dg embel2 Penipu/penipuan. Contoh “@bajutunikcewe Penipuan” atau “5546345432 Penipu” atau “081234567890 Penipuan”

Cara Seperti itu nanti akan menunjukkan hasil Real yang telah terjadi pada sebelum2nya.. jika hasil pencarian menunjukkan adanya histori penipuan yang dilakukan oleh penjual segera blokir mereka dari handphone anda.

2.  Cek Testimonial.

Pedagang Olshop biasanya punya akun instagram khusus untuk testimonial. Cara ngeceknya gmn? Klik orang yang memberikan testimonial. lalu liat siapa mereka. apakah akun baru, akun para alay, atau real akun. Biasanya Testimonial palsu diberikan orang akun2 baru yang postnya masih dikit, tidak pernah aktif dalam jangka waktu yang lama, dan folowernya dikit. Awas ya, kalian harus cek minimal 5 orang secara acak yang memberi testi dan teliti siapa mereka. klo perlu inbox salah satu orang yang testi dan tanyakan status si penjual penipuan atau  bukan.

3. Cek Akfivitas TokoOnline mereka.

Apakah sepi2 saja, apakah folower banyak tapi sepi like dan komentar, apakah akun mereka baru dibuat dan folower banyak?. Ayo teliti sebelum membeli kak.

Demikian langkah mudah untuk menghindari penipuan ya kak. Ingat, 1 atau 2 langkah diatas hanya membutuhkan waktu g sampai 5 menit untuk mengetahuinya. Amankan uang anda dari para rampok oline yang marak di Indonesia.

SOLUSI Jika Kena Penipuan

  1. Pastikan anda masih menyimpan bukti trasnfernya. Baik berupa Slip setoran tunai, slip ATM, Screenshot Mbanking dll
  2. DATANG ke Kantor POLISI terdekat dan bilang pada polisi ingin membuat LAPORAN Penipuan Online (Gratis guys dijaman jokowi bikin kyk gini)
  3. DATANG KE BANK sesuai BANK si PENIPU. jadi misal anda trasnfer dari ATM BCA ke rekening Penipu di MAndiri maka anda datangnya ke bank MANDIRI.
  4. Antri ke CS dan katakan bahwa anda tertipu oleh nomor rekening sekian2 sambil membawa SURAT DARI POLISI dan BUKTI Trasnfer.
  5. PIHAK bank akan melakukan PEMBLOKIRAN rekening Penipu dan minta si penipu untuk mengembalikan uang anda.

Biasanya tidak sampai 3x24jam uang anda akan di kembalikan oleh si penipu.

Selamat datang di Panduan membuat website

Pengertian dan Jenis Website

Alur Kerja Sebuah Website

4 Pesiapan dan Perlengkapan Praktek Membuat Website

Pengertian dan Jenis Website

Cara Membeli Hosting dan Domain

Cara Melakukan Setting Awal Website

Cara Mengubah Tampilan Website

Menginstal Tools Toko Online di Wordpress

Setting Woocommerce

Menambah Produk di Toko Online

Mengganti Logo Website

Cara membuat menu di Website

Cara mengubah halaman depan di wordpress

Penutup

Proses Beli Domain Tanpa Hosting